berdusta atas nama Rasul

BERDUSTA ATAS NAMA RASULULLAH

Hadits

Beratnya dosa orang yang berdusta atas nama Rasulullah ﷺ .

Misalnya dalam beberapa hadits berikut:

حَدِيْثُ عَلِىِّ قَالَ: قَالَ النَّبِىُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ: لَاتَكْذِبُوا عَلَىَّ فَإِنَّهُ مَنْ كَذَبَ عَلَىَّ فَلْيَلِجِ النَّارَ

Ali Radhiyallahu ‘Anhu berkata: “Nabi ﷺ bersabda: ‘Janganlah kalian berdusta atas namaku, karena sesungguhnya siapa yang berdusta atas namaku pasti masuk neraka.’” (Dikeluarkan oleh Bukhari pada Kitab ke-3, Kitab ilmu dan bab ke-38, bab dosa orang yang berdusta atas nama Rasulullah ﷺ).

حَدِيْثُ أَنَسٍ قَالَ: إِنَّهُ لَيَمْنَعُنِى أَنْ أُحَدِّثَكُمْ حَدِيْثًا كَثِيْرًا أَنَّ النَّبِىَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ قَالَ: مَنْ تَعَمَّدَ عَلَىَّ كَذِبًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ

Anas Radhiyallahu ‘Anhu berkata: “Sesungguhnya yang menahan diriku untuk memperbanyak riwayat hadits kepadamu adalah karena Nabi ﷺ bersabda: ‘Siapa yang berdusta atas namaku, maka ia telah menyiapakan tempatnya di neraka.’”(Dikeluarkan oleh Bukhari pada Kitab ke 3, Kitab ilmu dan bab ke 38, bab dosa orang yang berdusta atas nama Rasulullah ﷺ).

حَدِيْثُ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ قَالَ: وَمَنْ كَذَبَ عَلَىَّ مُتعمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَالنَّارِ

Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu berkata: “Nabi ﷺ bersabda: ‘Siapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja maka berarti dia telah menyiapkan tempatnya di dalam neraka.’” (Dikeluarkan oleh Bukhari pada Kitab ke 3, Kitab ilmu dan bab ke 38, bab dosa orang yang berdusta atas nama Rasululah ﷺ).

حَدِيْثُ الْمُغِيْرَةِ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِىَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ يَقُوْلُ: إِنَّ كَذِبًا عَلَىَّ لَيْسَ كَكَذِبٍ عَلَى أَحَدٍ مَنْ كَذَبَ عَلَىَّ مُتعمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَالنَّارِ

Al-Mughirah Radhiyallahu ‘Anhu berkata: “Aku telah mendengar Nabi ﷺ bersabda: ‘Sesungguhnya semua dusta tidak sama dengan berdusta atas namaku, siapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja, berarti dia telah menyiapkan tempatnya di neraka.’” (Dikeluarakan oleh Bukhari pada kitab ke-23, Kitab Jenazah dan bab ke-34, bab hal-hal yang dibenci dari meratapi orang yang telah meninggal dunia)

Dan masih banyak lagi dalil yang lain

Wallahu a’lam bisshawaab

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *